Profil Son Heung-Min, Pemain Sepakbola Terbaik Asia

Tottenham Hotspur akhirnya menyumbangkan satu nama di ajang The Best FIFA Football Award edisi 2020 ini. Adalah Son Heung-Min yang akhirnya dinobatkan menjadi peraih Puskas Award 2020 berkat aksi memukaunya.

Puskas award merupakan penghargaan yang ditujukan untuk pemain sepakbola yang mampu mencetak gol dengan cara yang tidak biasa. Tahun ini salah satu punggawa The Lilywhites, Son Heung-Min berhasil menciptakan gol indah. Prestasi ini tidak hanya membuat bangga klubnya, tetapi juga warga Asia khususnya Korea Selatan. Son merupakan pesepakbola Asia pertama yang mampu meraih penghargaan ini.

Pencetak Gol Terbaik

Berbicara tentang gol yang tercipta dari kaki Son Heung-Min, gol tersebut terjadi di laga Tottenham Hotspur kontra burnley musim lalu. Ketika itu dalam laga lanjutan liga Premier Inggris yang digelar pada (7/12/19), Tottenham sebagai tuan rumah menang telak 5:0. 

Dalam laga tersebut Son Heung-Min mencetak gol spektakuler. Dimana dia mampu melewati 7 pemain sekaligus menggiring bola dari daerah pertahanan Spurs sampai kotak penalti lawan. Kemudian dengan tendangan akurat pemain Asia ini menceploskan bola ke gawang Burnley dan tidak bisa dijangkau kiper Nick pope. Aksi gemilang ini menjadikan Song Heung-Min dinobatkan sebagai pemain terbaik bulan tersebut versi Premier League. 

Tidak berhenti disitu, pemain asal Korea Selatan ini juga dianugerahi gelar puskas Award tahun 2020. Dengan penghargaan ini maka pemain asal Negeri Ginseng tersebut mengalahkan Luis Suarez yang kini bergabung dengan Atletico Madrid, dan juga Giorgian De Arrascaeta dari klub Flamingo.

Dengan diraihnya gelar bergengsi ini, Son Heung-Min juga mengikuti jejak Cristiano Ronaldo, James Rodriguez, Neymar, Mohamed Salah dan juga Zlatan Ibrahimovic yang sebelumnya juga memenangkan puskas Award. 

Sejauh ini Son Heung-Min masih menjadi andalan Tottenham Hotspur dalam setiap laga musim ini. Di Liga Inggris, Son mampu mencetak 11 gol dari 13 laga bersama The Lilywhite. Dengan sentuhan magis Jose Mourinho, Son bisa berkembang menjadi penyerang yang makin berbahaya di masa yang akan mendatang.

Awal Karir Son Heung-Min

Sampai saat ini son heung-min masih dianggap menjadi pemain Asia tersubur yang pernah berkarir di Eropa. Son Heung-Min merupakan pesepakbola yang lahir di kota Chuncheon, Korea Selatan pada 8 Juli 1992. Ayahnya yang sekarang menjadi agen pribadi Son dulunya juga mantan pemain Timnas Korea Selatan. Sosok sang ayah merupakan aktor utama yang berperan penting dalam karir Son.

Son mengawali karirnya ketika dirinya masih berusia 6 tahun dan memulai bergabung dengan FC Seoul. Son juga pernah menjadi Ball Boy hingga tahun 2008 ketika FS Seoul bermain kandang. Di tahun 2008 ini pula Son bergabung dengan Academy hamburger SV  melalui proyek pemain muda asosiasi sepakbola Korea Selatan, tahun ini sekaligus menjadi awal tahun berkarir di Eropa. 

Pada tahun 2009, Son dipercaya membela timnas U-17 untuk ajang Piala Dunia yang berlangsung di Nigeria. Dalam turnamen tersebut dia mampu mencetak 3 gol untuk negaranya. Memasuki tahun 2010, Son Heung-Min mendapatkan sertifikat pemain profesionalnya ketika dirinya masih berusia 18 tahun. Di masa pramusim dia juga tampil gemilang dimana pemain Asia ini mampu menjebol gawang klub besar chelsea. 

Pada musim 2010/2011, Son membuat rekor sebagai pemain termuda Hamburg yang mampu mencetak gol di usia 18 tahun ke gawang Koln pada oktober 2010. Son mampu memecahkan rekor sebelumnya yang dicapai oleh Manfred Kaltz. Musim perdananya bersama Hamburger SV berjalan mulus dengan torehan 5 gol dari 30 laga di semua kompetisi.

Pemain Asia Termahal

Tiga musim lamanya Son menimba ilmu bersama Hamburger SV dan total koleksi golnya adalah 20 gol dari 78 laga. Pada musim panas 2013, Son hijrah ke Bayer Leverkusen dengan biaya transfer 10 juta euro.  Di klub inilah namanya mulai dikenal dunia dan bermain di klub ini untuk dua musim. 

Kemudian Son memutuskan untuk menerima pinangan Tottenham Hotspur. Setelah transfernya terjadi, Son Heung-Min dinobatkan sebagai pemain asia termahal. Dia mengalahkan rekor transfer Shinji Kagawa yang dibeli Manchester United dari Borussia Dortmund.

Bersama Tottenham Hotspur, Son mengawali musim pertamanya dengan raihan 4 gol dalam 28 laga. Dia merupakan pemain sayap yang biasa memerankan posisi sayap kiri, namun juga pandai memainkan sayap kanan dan juga penyerang. Perlahan Son mulai mendapatkan panggung di Tottenham Hotspur Stadium dan menjadi pilihan utama pelatih saat itu, Mauricio Pochettino.

About Editor Kita

Check Also

Setan Merah

4 Pemain Setan Merah yang Tengah Menanti Kepastian, Jual atau Tidak?

Januari 2021 mendatang menjadi saat yang mendebarkan bagi semua klub sepakbola Eropa. Bursa transfer pemain …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *